Mengenai Saya

Foto saya
Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia
terima kasih atas kunjungan anda pada blog ini semoga bermanfaat,,, (*_*)
Tampilkan postingan dengan label artikel kesehatan. Tampilkan semua postingan

Ketuban Pecah Dini (KPD)

Selasa, 11 September 2012 · Posted in

 
Ada teori yang menghitung berapa jam sebelum in partu, misalnya 2 atau 4 atau 6 jam sebelum in partu.
Ada juga yang menyatakan dalam ukuran pembukaan serviks pada kala I, misalnya ketuban yang pecah sebelum pembukaan serviks 3 cm atau 5 cm, dan sebagainya.
Prinsipnya adalah ketuban yang pecah “sebelum waktunya”.
 
 
Masalahnya : Kapan selaput ketuban pecah (spontan) pada persalinan normal ?
Normal selaput ketuban pecah pada akhir kala I atau awal kala II persalinan. Bisa juga belum pecah sampai saat mengedan, sehingga kadang perlu dipecahkan (amniotomi).
KETUBAN PECAH DINI BERHUBUNGAN ERAT DENGAN
PERSALINAN PRETERM DAN INFEKSI INTRAPARTUM
Patofisiologi
Banyak teori, mulai dari defek kromosom, kelainan kolagen, sampai infeksi.
Pada sebagian besar kasus ternyata berhubungan dengan infeksi (sampai 65%).
High virulence : bacteroides. Low virulence : lactobacillus.
Kolagen terdapat pada lapisan kompakta amnion, fibroblas, jaringan retikuler korion dan trofoblas.
Sintesis maupun degradasi jaringan kolagen dikontrol oleh sistem aktifitas dan inhibisi interleukin-1 (IL-1) dan prostaglandin.
Jika ada infeksi dan inflamasi, terjadi peningkatan aktifitas IL-1 dan prostaglandin, menghasilkan kolagenase jaringan, sehingga terjadi depolimerisasi kolagen pada selaput korion / amnion, menyebabkan selaput ketuban tipis, lemah dan mudah pecah spontan.

Organ Reproduksi Wanita

· Posted in

Organ Reproduksi Wanita Terdiri alat / organ eksternal dan internal, sebagian besar terletak dalam rongga panggul.

Eksternal (sampai vagina) : fungsi kopulasi
Internal : fungsi ovulasi, fertilisasi ovum, transportasi blastocyst, implantasi, pertumbuhan fetus, kelahiran.
Fungsi sistem reproduksi wanita dikendalikan / dipengaruhi oleh hormon-hormon gondaotropin / steroid dari poros hormonal thalamus - hipothalamus - hipofisis - adrenal - ovarium.
Selain itu terdapat organ/sistem ekstragonad/ekstragenital yang juga dipengaruhi oleh siklus reproduksi : payudara, kulit daerah tertentu, pigmen dan sebagainya.
GENITALIA EKSTERNA
Vulva
Tampak dari luar (mulai dari mons pubis sampai tepi perineum), terdiri dari mons pubis, labia mayora, labia minora, clitoris, hymen, vestibulum, orificium urethrae externum, kelenjar-kelenjar pada dinding vagina.
Mons pubis / mons veneris
Lapisan lemak di bagian anterior symphisis os pubis.
Pada masa pubertas daerah ini mulai ditumbuhi rambut pubis.

Teknik Menyusui Yang Benar,,,!

Selasa, 10 Juli 2012 · Posted in


Teknik Menyusui Yang Benar adalah cara memberikan ASI kepada bayi dengan perlekatan dan posisi ibu dan bayi dengan benar (Perinasia, 1994).
Pembentukan dan Persiapan ASI
Persiapan memberikan ASI dilakukan bersamaan dengan kehamilan. Pada kehamilan, payudara semakin padat karena retensi air, lemak serta berkembangnya kelenjar-kelenjar payudara yang dirasakan tegang dan
sakit. Bersamaan dengan membesarnya kehamilan, perkembangan dan persiapan untuk memberikan ASI makin tampak. Payudara makin besar, puting susu makin menonjol, pembuluh darah makin tampak, dan aerola mamae makin menghitam.
Persiapan memperlancar pengeluaran ASI dilaksanakan dengan jalan :
1. Membersihkan puting susu dengan air atau minyak, sehingga epitel yang lepas tidak menumpuk.
2. Puting susu ditarik-tarik setiap mandi, sehingga menonjol untuk memudahkan isapan bayi.
3. Bila puting susu belum menonjol dapat memakai pompa susu atau dengan jalan operasi.

Gangguan Saat Persalinan

· Posted in


Meskipun umunya berjalan normal, kadang-kadang ada juga persalinan yang menemui hambatan/gangguan. Gangguan dalam proses persalinan yang sering dijumpai adalah :
 1.       Distorsia (persalinan yang sulit)
Distorsia atau persalinan yang sulit dan tidak bisa berlanjut bisa diakibatkan tidak memadainya tenaga ibu, janin terlalu besar, atau kelainan jalan lahir ibu (misalnya panggul terlalu sempit). Biasanya dokter akan berusaha menolong dengan vakum atau sesar.

Waspada Haid...!

· Posted in


Haid merupakan siklus alamiah yang dialami setiap perempuan. Namun, ada beberapa gangguan atau kelainan haid yang perlu diwaspadai. Siklus haid yang normal rata-rata datang antara 25-35 hari sekali, dengan interval 25-38 hari, dan normalnya berlangsung selama 3-7 hari. Sementara jumlah darah haid yang keluar rata-rata antara 20-80 cc. “Kalau orang awam, ukurannya mungkin bukan cc, tapi berapa jumlah pembalut yang dipakai dalam sehari. Siklus haid yang normal, kalau dihitung dari pemakaian pembalut rata-rata, adalah sekitar 3-4 kali ganti pembalut sehari,” kata Dr. Edihan, Sp.OG-FPOGS (Phi.) , dokter spesialis kebidanan dan kandungan Siloam Hospitals  Kebon Jeruk, Jakarta.
16 Tahun Belum Haid
Ada beberapa kondisi di mana siklus haid menjadi tidak teratur, atau muncul gangguan-gangguan. Gangguan pertama adalah jika sampai anak perempuan berusia 16 tahun belum pernah memperoleh haid. Jika ini terjadi, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk mengetahui apakah ada kelainan atau hambatan. Misalnya, lubang kemaluan atau lubang vagina tidak terbentuk, tidak ada rahim, atau ada gangguan hormonal lain.

Alat Reproduksi Manusia

Selasa, 19 Juni 2012 · Posted in


a. Intrgonadal

repro_2
1. Pada Pria
a  Alat Kelamin Dalam
Alat kelamin dalam pria terdiri atas : testis, saluran kelamin dan kelenjar kelamin.
- Testis
Testis disebut juga gonad jantan. Alat ini jumlahnya sepasang, bentuknya bulat telur. Testis tersimpan di dalam suatu kantong yang disebut skrotum. Kantong ini terletak di luar rongga perut. Fungsi testis adalah sebagai alat untuk memproduksi sel- sel sperma dan juga memproduksi hormon kelamin jantan yang disebut testoteron. Di dalam testis banyak terdapat pembuluh- pembuluh halus disebut tubulus seminiferus.

Penyebab Keguguran

Minggu, 17 Juni 2012 · Posted in



Keguguran adalah terhentinya kehidupan janin dalam kandungan sebelum sempat hidup di luar kandungan. Ada beberapa penyebab keguguran yang sering dialami wanita, baik penyebab dari luar maupun dari dalam tubuh wanita itu sendiri. Penyebab keguguran itu antara lain adalah:

1. Kualitas sel telur dan sperma yang kurang baik atau tidak sempurna. Sel telur yang tidak baik bisa disebabkan karena wanita tersebut sedang terinfeksi suatu penyakit atau karena kekurangan gizi dalam makanannya.
Sedangkan kualitas sperma yang baik harus memenuhi persyaratan volumenya cukup, secara mikroskopis bentuknya sempurna (tidak terlalu kecil atau terlalu besar serta proporsional pada bagian kepala dan ekornya), jumlah spermatozoa cukup yang dilihat dengan bantuan mikroskop (secara mudahnya dapat dicirikan dengan sperma tidak terlalu encer atau terlalu kental), dan gerakannya lincah (dilihat dengan mikroskop). ika kualitas salah satu atau keduanya buruk, maka dapat menyebabkan kegagalan janin dan akhirnya tidak dapat bertahan hidup.

Diberdayakan oleh Blogger.

Post Terkait